banner

Minggu, 19 Desember 2021

Perkuat Organisasi, Ansor se-Kab. Sumenep Gelar Akreditasi

Desember 19, 2021

Sumenep - Akreditasi atau audit mutu internal secara administratif menjadi agenda rutin Gerakan Pemuda Ansor di semua tingkatan, mulai dari tingkat Pimpinan Ranting hingga Pimpinan Wilayah. Sebagaimana 26 Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor di 26 kecamatan daratan dan kepulauan di Kabupaten Sumenep gelar akreditasi pada Sabtu (18/12/21) malam bertempat di Hotel ASMI Sumenep, dari jam 15.00 hingga 02.00 WIB. 

Menurut Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Sumenep, akreditasi adalah amanat peraturan organisasi yang wajib dilaksanakan. Hal ini dilakukan agar manajemen organisasi berjalan sehat dan terukur. 

"Malam ini akreditasi untuk mengukur sejauh mana penataan administrasi organisasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang se-Kab. Sumenep. Selama ini kegiatan Ansor di berbagai ranting atau anak cabang aktif berkegiatan. Namun keaktifan tersebut tidak sekedar berkegiatan dan diupload di sosial media, tapi juga didokumentasikan ke dalam borang yang sudah disediakan. Kalau rapi sesuai ketentuan, maka anak cabang bersangkutan dapat nilai A, B, atau C. Sementara bagi anak cabang yang mendapat nilai D, sesuai ketentuan kepengurusannya akan dibekukan dan diambil alih Cabang. Alhamdulillah, rata-rata mendapat nilai A dan B. Tidak ada nilai D," ungkap Ra Qumri, sapaan akrab Qumri Rahman.

Ra Qumri menjelaskan bahwa penilaian untuk Pimpinan Anak Cabang GP Ansor dilakukan oleh Tim Asesor PW GP Ansor Jawa Timur. Sementara assesmen Pimpinan Ranting yang sudah dilaksanakan sebelumnya di 272 ranting se-kabupaten Sumenep sudah dilakukan oleh Tim Asesor PC GP Ansor Sumenep.
Asesmen di internal GP Ansor ini bagi Qumri dimaknai sebagai Nahkumu Biddawahir (penilaian secara sistematis).

Kegiatan rutin assesmen di lingkungan GP Ansor sebagai upaya merapikan nidhom atau sistem, karena mengutip ungkapan Sayydina Ali karromallahu wajah, kebaikan yang tidak tersistem (nidhom) maka dapat kalah dengan keburukan yang tersistem. 

"Ber-Ansor adalah kebaikan dan sumber kebaikan. Ber-Ansor adalah hidayah. Akan lebih hebat lagi jika dilapisi dengan perapian manajemen dan administrasi sehingga GP Ansor yang kuat ini semakin kuat kokoh," tambah Ra Qumri. 

Sementara, Harun Prasetyo mewakili 10 Tim Asesor PW GP Ansor Jawa Timur berharap perolehan nilai akreditasi yang didapat Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se-Sumenep dapat menjadi kiblat atau barometer gerakan ber-Ansor di Jawa Timur atau minimal di Madura. 

"NU secara sanad tidak bisa diganggu gugat. Kita berada di jalan yang benar. Namun, kalau kita tidak memulai untuk memenej, maka akan kalah dengan lembaga lain. Ansor punya tanggung jawab untuk itu. Organisasi tidak berjalan ala kadarnya. Aspek legalitas ditata, dll. Kita halte terakhir kaderisasi sebelum masuk ke NU. NU masa depan adalah Ansor hari ini," ungkap Gus Harun. 

Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Bidang Akreditasi dan Pengawasan Internal ini melihat sumber daya kader yang masif di semua tingkatan dengan wilayah yang memiliki tantangan berbeda-beda menjadi uswah (contoh) bagi penataan organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama di mana mendatang. (Gem)

This post have 0 komentar


:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iqraa.id