banner

Senin, 22 November 2021

Ra Qumri "Menantang" Kader Ansor Sumenep

November 22, 2021
Sumenep - Minggu malam (20/11/21) kemarin sepertinya menjadi malam spesial bagi kader Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumenep. Bagaimana tidak, kader dari pengurus Pimpinan Cabang hingga delegasi Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se-kabupaten Sumenep begitu bergembira merayakan kelahiran sang baginda nabi Muhammad Saw. Bertempat di halaman Kantor PC GP Ansor Sumenep bagaikan orkestra mereka mengikuti lantunan shalawat yang dibawakan oleh kelompok Banjari Aqidah Utsmuni Tarate asuhan Lora Zainul Alim.

Biasanya kegiatan sholawatan model beginian yang dihelat di ranting-ranting GP Ansor Sumenep disela dengan pengajian atau ceramah agama dari Kiai Fulan. Namun yang istimewa dari awal hingga akhir para kader dibawa ke alam 14 abad lalu di jazirah Arab. Dari awal hingga akhir bersenandung cinta pada sang baginda. Haudukash shofil mubarrod, wirduna yauman nusyuri. Telagamu jernih dan dingin, yang akan kami datangi kelak di hari kiamat.

Begitu khusuk. Begitu khidmat. Tidak berhenti sekedar bersenandung. Suntikan pesan dari Ketua PC GP Ansor Sumenep seakan menambah semangat para kader untuk berjuang di bawah panji perjuangan muassis NU. 

"Mari benar-benar ataretan (bersaudara) di dalam Gerakan Pemuda Ansor. Jangan sampai muncul perselisihan atau akorpongkoran (tidak saling menyapa), karena kita di sini sama-sama mengabdi pada muassis NU," pesan Qumri Rahman, Ketua PC GP Ansor Sumenep (21/11/21). 

Lora Qumri, sapaan akrab Qumri Rahman, juga "menantang" para kader GP Ansor se-kabupaten Sumenep untuk tatak (berani). 

"Kalau angko (berani) karena ada temannya, tapi kalau tatak (berani) walau sendiri. Apakah sahabat-sahabat tatak kalau ada yang mengganggu Ansor? Apakah sahabat-sahabat tatak berkhidmat ke Ansor dan NU?" tantang Ra Qumri pada kader yang hadir. Serentak menjawab bersedia. 

Kurang lebih 300-an kader GP Ansor Sumenep yang hadir pada kegiatan Ansor Bersholawat Pimpinan Cabang MDSRA (Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor) Sumenep ini tak lain sebagai wujud cinta pada sang baginda nabi yang telah diwariskan pada Kiai muassis NU. Para kader GP Ansor se-kabupaten Sumenep "diantang" untuk mengoptimalkan khidmat dan kecintaan pada Ansor dan NU. Semata-mata sebagai bentuk meneruskan dan merawat perjuangan para muassis NU untuk kejayaan agama, bangsa, dan negara di masa mendatang. 

This post have 0 komentar


:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iqraa.id