banner

Kamis, 06 Mei 2021

Ngabuburit Kader Ansor Rubaru Diisi dengan Ziarahi Maqbarah Para Waliyullah Bumi Songennep

Mei 06, 2021
Sumenep - Dalam rangka menghormati jasa para ulama, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan Ziarah Muassis NU dan para waliyullah di bumi Sumenep, pada Kamis (06/05) sore. 

Kegiatan ziarah muassis dan para waliyullah yang dipungkasi dengan buka bersama ini melibatkan ratusan kader Ansor dari jajaran Pimpinan Anak Cabang dan seluruh kader di Pimpinan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Rubaru. Rombongan ziarah berangkat pada pukul 10.00 wib, dengan titik kumpul di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama Rubaru. 

Dalam kegiatan ziarah Muassis NU dan para waliyullah kali ini, lima titik maqbarah (Asta pasarean) menjadi target ziarah. Kelimanya antara lain: maqbarah Sayyid Yusuf di pulau Talango, maqbarah Sayyid Muhammad Ali bin Ubadillah Abdul Hamid al-Hasani al-Hasani, maqbarah Syaikh Ahmad Baidhawi (Pangeran Katandur), maqbarah KH. Abi Sudjak (Muassis NU pertama di Sumenep) dan maqbarah para raja keraton Sumenep (Asta Tinggi). 

Ziarah Muassis NU dan para waliyullah Sumenep diawali dari asta pasarean Sayyid Yusuf Talango. Lokasinya yang berada di kepulauan membuat seluruh kader Ansor harus menaiki kapal laut untuk bisa sampai ke lokasi maqbarah Sayyid Yusuf. Bahkan kapal laut yang ditumpangi menyeberangn ke lokasi maqbarah sempat balik dua kali untuk menjemput peserta ziarah karena banyaknya jumlah kader Ansor Rubaru yang mengikuti kegiatan ini. 

Lokasi ziarah kedua di maqbarah Sayyid Muhammad Ali bin Ubaidillah Abdul Hamid al-Hasani al-Husaini atau familiar dikenal masyarakat Sumenep dengan sebutan Syaikh Ali Brambang. Konon, Syaikh Ali merupakan pembawa ajaran tasawuf pertama kali ke pulau Madura. Pembacaan surah yasin dan tahlil dipimpin oleh Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC GP Ansor Rubaru: K. Ahmad Zuhdi. 

Dari Syaikh Ali Brambang, rombongan ziarah meneruskan perjalanan menggunakan motor menuju ke daerah desa Bangkal di mana terletak Asta pasarean Syaikh Ahmad Baidhawi (pangeran katandur) salah seorang waliyullah yang dihormati masyarakat Sumenep. 

Selanjutnya rombongan ziarah berpindah menuju Asta pasarean pendiri Nahdhatul Ulama pertama di kabupaten Sumenep, yaitu KH. Abi Sudjak. Mengingat posisi asta pasarean KH. Abi Sudjak yang dekat dengan komplek pemakaman para Raja Keraton Sumenep (Asta tinggi), rombongan ziarah langsung bergegas menuju Asta tinggi sekaligus merupakan titik lokasi terakhir kegiatan ziarah Muassis NU dan para waliyullah Sumenep kali ini. 

Menurut Ketua PAC GP Ansor Rubaru, sahabat Mahmudi, S.Pd, kegiatan ini merupakan bagian dari cara kami menghormati dan menghargai jasa para muassis NU dan para waliyullah, khususnya di Kabupaten Sumenep. Senada dengan Mahmudi, Pembina GP. Ansor Rubaru, sahabat Muhammad Rais juga menyampaikan bahwa kegiatan ziarah muassis dan waliyullah ini merupakan bukti nyata kecintaan kami di Ansor kepada para ulama. 

"Jadi, keliru besar jika ada yang mengatakan bahwa Ansor tidak menghormati ulama. Kami, para kader Ansor sangat cinta kepada para ulama, para habaib dan kiai. Inilah buktinya". Ujar pria murah senyum ini dengan tegas. 

Acara kemudian diakhiri dengan buka bersama (bukber) seluruh kader Ansor peserta ziarah di salah satu rumah makan di kota Sumenep. Kebersamaan antar kader Ansor, juga kepuasaan tampak terlihat jelas setelah seluruh peserta ziarah menyantap menu buka puasa saat adzan maghrib berkumandang. Wajar, setelah seharian -di bulan puasa- berkeliling menuju titik-titik Asta pasarean lokasi tujuan ziarah. (am)

This post have 0 komentar


:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iqraa.id