banner

Rabu, 31 Maret 2021

Silaturrahim LTM MWC NU Ke PR NU Palokloan

author photo Maret 31, 2021


 NU Palokloan-Giliran NU Ranting Palokloan sebagai objek kunjungan Lembaga Takmir Masjid MWC NU Gapura untuk menyampaikan program kerjanya. 


Hadir dalam pertemuan itu sekretaris MWC NU bapak Sahmari, ketua LTM K. Hasan di dampingi bendaharanya Ustadz Abdus Shafi.


Salah satu program LTM adalah mendata seluruh masjid se Kec  Gapura. LTM berharap seluruh masjid yang ada di Palokloan dapat  mengembangkan syiar Islam berpaham Ahlussunnah wal jamaah.



Dalam peyampaiannya;  K. Hasan menghimbau kepada seluruh Takmir masjid agar segera mengurus legalitas masjidnya, yakni berikrar waqaf-bersertifikat. Ungkapnya. 


Pihaknya siap memfaslitasi dan mengawal proses Iqrar waqaf masjid ke kemenag/KUA Gapura. Proses akte waqaf sangat  mudah dan tidak ada biaya speserpun, tinggal  datang ke KUA. Yang perlu datang ke  KUA  adalah pemberi waqaf  (pewaqaf) dan seorang saksi (dari unsur perangkat desa)



Antusiasme ketua LTM MWC NU ini mendapat respon positif dari Ketua Tanfidziyah PR NU Ranting Palokloan Sujudi, S.Pd.I. Judi merasa bangga dan senang atas MWC NU Gapura telah sudi hadir memberikan pengetahuan kepada NU Ranting Palokloan. Ungkapnya dengan senang hati.


Apresiasi yang tinggi juga muncul dari Farid Khairi Syam salah seorang pengurus NU Ranting Palokloan yang sekaligus ketua Takmir masjid di rumahnya. Berbagai pertanyaan dilontarkan oleh Farid untuk memastikan dan meyakinkan dirinya adanya kemudahan proses waqaf itu. 


Pada intinya tujuan program LTM ini adalah agar masjid-masjid yang sudah mengikuti paham ahlussunnah wal jamaah (an-Nahdliyah) tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham diluar kita. Karena gerakan mereka cukup massif berda'wah dari masjid ke Masjid, seperti yang sering dilakukan oleh Jamaah Tabligh.


K. Hasan menambahkan pembicaraannya bahwa; sebagai bagian dari syiar di masjid, sebelum masuk waktu shalat hendaknya melantunkan ayat2 suci alquran dari suaranya sendiri bukan bunyi kaset. Tuturnya.


 Selain itu, sebagai ketua LTM pihaknya memohon agar Ranting NU menghidupkan LAILATUL IJTIMA', dilakukan setiap minggu, setengah bulan, atau  sebulan sekali secara serentak. Imbuhnya.

Pewarta: M. Rukib 

This post have 0 komentar


:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iqraa.id