banner

Sabtu, 27 Februari 2021

Ansor Sumenep Cetak Jihadis Media

author photo Februari 27, 2021

 

Suasana Pembukaan Madrasah Jurnalistik di Grha KH Wahab Cahsbullah, Sabtu 27/02/21 - Foto Istimewa 

Sumenep - Pelaksanaan syi’ar Islam yang selama ini dilakukan oleh Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumenep di berbagai tingkatan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sumenep, Lora Qumri Rahman saat memberikan sambutan dalam kegiatan Madrasah Jurnalistik di Grha KH Wahab Chasbullah, Sabtu (27/02/2021).


“Kita Ansor telah melakukan beragam kegiatan dalam rangka penguaan an-nahdliyah hingga ke ranting-ranting. Apakah berkegiatan secara jam’iyah tersebut mencukupi? Belum. Saat ini kita berada di era disrupsi yang semua saling terikat. Dunia hari ini telah berada di genggaman kita. Melalui handphone kita mengakses apa saja. Nah, momen ini harus juga kita manfaatkan secara maksimal. Saatnya kita memasifkan jihad di media sosial. Yakni menebarkan semangat risalah Islam ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah melalui platform yang sudah tersedia,” ungkap Lora Qumri dalam sambutannya.


Perkembangan zaman yang tidak bisa dihindari adalah era digital sehingga segala kegiatan perlu juga dipublikasikan di berbagai lini media, mulai website, twitter dan sebagainya.


“Ke depan Gerakan Pemuda Ansor Cabang Sumenep tidak hanya banyak kegiatannya saja, tapi juga dibarengi dengan usaha mempublikasikannya. Ini adalah bagian dari jihad kita,” tambahnya.


Mempublikasikan kegiatan, lanjut Lora. Qumri merupakan manifestasi dari Shalawat An-Nahdliyyah yang selama ini sering dilantunkan di masjid-masjid dan mushalla-mushalla sebelum mengumandangkan adzan.


“Sebagaimana yang tertuang dalam shalawat an-Nahdliyyah, yakni Idzhaari sya’aairihi ‘laa thariqati Jam’iyyah nahdlatil ‘ulama. Idzhar itu bagaimana maksudnya? Menampakkan secara dhahir kita dalam berkegiatan” tambahnya. 


Oleh karena itu, alumnus Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukerejo dan Pondok Pesantren Sidogiri ini berharap para peserta Madrasah Jurnalistik yang berasal dari delegasi masing-masing PAC (Pimpinan Anak Cabang) GP Ansor se-Sumenep mampu menjadi jihadis media, yakni mengabdi dengan cara mempublikasikan kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan NU-Ansor.


“Mempublikasikan atau memediakan atau mengabarkan kegiatan kita juga merupakan salah satu bentuk pengabdian kita kepada NU,” pungkasnya.


Kegiatan yang diinisiasi Tim Media dan IT PC GP Ansor Kabupaten Sumenep ini diikuti oleh 40 orang peserta utusan dari PAC se-Sumenep. Kegiatan sehari ini dipentik oleh mantan wartawan Jawa Pos sekaligus Dosen STIQNIS (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran Nurul Islam) Sumenep, Abd. Syukkur Rahman. Selain materi pengembangan jurnalisme, peserta Madrasah Jurnalistik juga dibekali ilmu multimedia platform yang dipentik oleh Agung Firdausi Hasan, pengurus PC GP Ansor Sumenep yang juga dosen UNIBA (Universitas Bahaudin Mudhary Madura) Sumenep. (*)

This post have 0 komentar


:) :( hihi :-) :D =D :-d ;( ;-( @-) :P :o -_- (o) :p :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (y) (f) x-) (k) (h) cheer lol rock angry @@ :ng pin poop :* :v 100

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

iqraa.id